Tuesday, January 19, 2016

Kentut (Flatus)

Standard

Hahaha.. ada apa dengan kentut? Kalian jangan jijik dulu. Walaupun kalian sering mengalami dan membauinya (hehehe... lagi), tapi apakah sempat terpikir oleh kalian bagaimana kentut itu bisa terjadi?

Kentut berasal dari gas dalam usus, yang keluar karena vibrasi lubang anus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia, dan gas dari bakteri dalam perut. Makin banyak udara yang ditelan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut (oksigen dari udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai ke usus). Adanya bakteri serta reaksi kimia antara asam lambung dan cairan usus menghasilkan karbondioksida. Bakteri juga menghasilkan metana dan hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang kalian makan, berapa banyak udara tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut. Makin lama menahan kentut, makin besar proporsi nitrogen, karena gas-gas lain terabsorbsi oleh darah melalui diniding usus. Orang yang makannya tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentut lebih banyak karena tubuhnya tidak sempat mengabsorbsi oksigen. 

Bau kentut timbul karena kandungan hidrogen sulfida dan merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan kalian makin banyak sulfida dan merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut, dan makin busuklah kentut kalian. Fermentasi bakteri dan proses pencernaan menghasilkan panas, dan hasil sampingnya adalah gas busuk. Telur dan daging punya peran besar dalam memproduksi bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut, bukan dalam kebusukannya.

Bagaimana kentut keluar? Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah. Gerak peristaltik usus menjadikan  ruang menjadi bertekanan, sehinga memaksa isi usus, termasuk gasnya untuk bergerak ke kawasan yang bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung jadi gelembung besar. 

Coba kalian bayangkan jika tidak ada gerak peristaltik!

Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul dari lain lubang? Tidak...dong. sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya juga berbeda dengan kentut. Sendawa menagndung udara lebih banyak. Sedangkan  kentut mengandung gas yang diproduksi oleh bakteri lebih banyak.

Monday, January 18, 2016

Prasangka

Standard
Penyakit Riya'

Ingin sekali kutampakkan keburukan
Dalam jasad yang kotor ini
Agar tak ada prasangka

Tak ingin ada kebaikan terlihat
Saat mata lain memandang
Agar tak ada prasangka

Sedikit bijak
Banyak yang mencibir

Sedikit jahil
Banyak yang menghujat

Prasangka selalu dalam hati
Jika keluar dari bibir
Tetap saja menuju ke hati

Sepertinya, hati sudah menjadi tempat
Bagi prasangka



Koreksi Diri

Standard


Suatu hari di tepi sungai Dajlah, Hasan al-Basri melihat seorang pemuda duduk berdua-duaan dengan seorang perempuan. Di sisi mereka terletak sebotol arak. Kemudian Hasan berbisik di dalam hati, “Alangkah buruk akhlak orang itu & baiknya kalau dia seperti aku!”.

Tiba-tiba Hasan melihat sebuah perahu di tepi sungai yang sedang tenggelam. Lelaki yang duduk di tepi sungai tadi segera terjun untuk menolong penumpang perahu yang hampir lemas karena keram.

Enam dari tujuh penumpang itu berhasil diselamatkan.

Kemudian dia berpaling ke arah Hasan al-Basri dan berkata,Jika emngkau memang lebih mulia daripada saya, maka dengan nama Allah, selamatkan seorang lagi yang belum sempat saya tolong. Engkau diminta untuk menyelamatkan satu orang saja, sedang saya telah menyelamatkan enam orang”.

Bagaimanapun Hasan al-Basri gagal menyelamatkan yang seorang itu. Maka lelaki itu berkata padanya,”Tuan, sebenarnya perempuan yang duduk di samping saya ini adalah ibu saya sendiri, sedangkan botol itu hanya berisi air, bukan anggur atau arak”.

Hasan al-Basri tertegun lalu berkata,”Kalau begitu, sebagaiman engkau telah menyelamatkan enam orang tadi dari bahaya tenggelam ke dalam sungai, maka selamatkanlah saya dari tenggelam dalam kebanggaan dan kesombongan”.

Lelaki itu menjawab,”Mudah-mudahan Allah mengabulkan permohonan tuan”.

Semanjak itu, Hasan al-Basri semakin & selalu merendahkan hati bahkan ia menganggap dirinya sebagai makhluk yang tidak lebih daripada orang lain.

Jika Allah membukakan pintu sholat tahajud untuk kita, janganlah lantas kita memandang rendah saudara seiman yang sedang tertidur nyenyak

Jika Allah membukakan pintu puasa sunnah, janganlah lantas kita memandang rendah saudara seiman yang tidak ikut berpuasa sunnah.

Boleh jadi orang yang gemar tidur & jarang melakukan puasa sunnah itu lebih dekat dengan Allah, daripada diri kita. Ilmu Allah sangat amatlah luas. Jangan pernah ujub & sombong pada amalanmu.

Sunday, January 17, 2016

Sistem Pendidikan Nasional

Standard

Sampai kapanpun pelaksanaan Ujian Nasional di Indonesia tidak akan pernah benar. Akan selalu ada pengkhianatan orang dalam, pengkhianatan guru atas pengajaran baiknya, dan pengkhianatan siswa atas semua yang telah diajarkan kepada mereka. Semua berawal dari rasa takut, rasa takut akan kehilangan nama baik sebuah instansi, rasa takut akan kegagalan anak didiknya, dan rasa takut akan ketidakmampuan untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. Tidak ada yang menyangkal bahwa itu adalah perbuatan yang salah. 

Tapi kalian tahu sendiri, itu terjadi dimana-mana. Mungkin terlihat terlalu idealis dan jahat dari cara saya menyampaikannya. Tapi ya, itulah faktanya. Rasa takut telah menciptakan sebuah tradisi buruk, yang bahkan tidak bisa dirubah oleh orang-orang berkebiasaan baik.

Revisi Kutipan Umar Yusril Muhtadi (Mahasiswa UM Angkatan 2015)

Wejangan Untuk Pelajar

Standard


Aku mulai tulisan ini dengan basmalah
Berharap agar dapat menjadi berkah

بسم الله الر حمن الر حيم

Dilanjutkan dengan ucapan hamdalah
Atas segala manfa'at dan ni'mah

الحمد لله رب العا لمين

Sholawat nabi tak lupa dihaturkan
Syafa'atnya ditunggu di kemudian

و الصلاة و السلام على نبينا محمد و اله و صحبه اجمعين

Ku tulis ini untuk para pelajar
Semoga manfaat untuk belajar

Belajar adalah proses memahami
Bukan sekadar mencari nilai

Dari buaian hingga liang lahat
Belajarlah dengan tekun dan giat

Kebodohan bukanlah suatu alasan
Untuk tidak mencicipi pelajaran

Rasa malas dan susah itulah wajar
Karna sebelumnya tak pernah dihajar

Mencari ilmu haruslah ada niat
Supaya terbentuk tekad yang kuat

Persiapkan bukumu di pelukanmu
Bukan smartphone gadget yang sebesar pintu

Kedokteran keteknikan apapun itu
Ilmu agama tetaplah nomor satu

Mintalah ridho orang tua dan guru
Hormati mereka jagalah selalu

Kewajiban tunaikan selalu
Sunnah dan adab utamakan dulu

Pegang eratlah teman baikmu
Bagai ikatan intan karbon yang padu

Sangka baik orang yang buruk padamu
Abailah jika mengolok usahamu

Mudawamah belajar sangat diperlukan
Istiqomah ibadah diutamakan

Hindari perkara yang merusak iman
Contoh hubungan tak jelas akhwat-ikhwan

Semoga Allah memberikan rahmat-Nya
Bagi pelajar yang mengharap ridho-Nya

Untaian kalimat ini tidaklah sempurna
Ambillah yang baik tinggalkan yang hina

Demikian yang dapat aku tuliskan
Diakhiri dengan doa penutupan

سبحانك اللهم و بحمدك * اشهد ان لا اله الا انت * استغفرك و اتوب اليك

By:
Rival Abdul Aziz (Mahasiswa ITB Angkatan 2015)