Showing posts with label Ilmuwan. Show all posts
Showing posts with label Ilmuwan. Show all posts

Saturday, November 5, 2016

Syarhil Qur'an : “Lihat dan Pelajari, Pintu Awal Meraih Prestasi, Mendekati Illahi”

Standard

Menurut Sir Charles Sherrington, Otak manusia begitu memesona, jutaan kumparan berkelip membentuk pola tertentu dari pola-pola yang lebih kecil, penuh arti dan tak kunjung diam dengan pergerakan yang harmonis, bagaikan galaksi bimasakti memasuki suatu kosmik yang berdansa. Ungkapan tersebut menunjukkan betapa luar biasa Allah menciptakan manusia dalam bentuk sebaik-baiknya. Agar manusia menjadi wakil terbaik-Nya di dunia dan Ia tak ingin ciptaan-Nya menjadi hina.

Begitu luar biasa besarnya modal yang telah Allah berikan kepada kita. Akankah kita menyia-nyiakannya? Di luar sana, masih ada orang yang membuang waktunya dengan hal-hal yang kurang bermanfaat. Ada atau ada? Bikin kerusuhan? Konsumsi obat-obatan terlarang? Nongkrong- nongkrong di pinggir jalan? Kelabing alias kelayaban bingung ke tempat-tempat yang dilarang Allah? Masih ada? Ada atau banyak? Na’udzubillah,... Sadar ataupun tidak, mungkin terkadang saya dan anda menjadi bagian dari orang-orang yang menyiakan waktu. Mau jadi apa bangsa ini? Apa kata dunia? Astaghfirullah.. mari segera kita benahi diri.

Hadirin... hadirat yang dirahmati Allah...

Belajar adalah suatu kewajiban bagi umat islam. Bukan hanya bagi anak sekolah atau mahasiswa saja, tetapi seluruh lapisan umur. Selama ia masih bernapas, matanya masih bisa berkedip, dan jantungnya masih berdetak. Maka dari itu, kami akan menyampaikan syarahan al quran yang berjudul, “Lihat dan Pelajari, Pintu Awal Meraih Prestasi, Mendekati Illahi”, dengan landasan wahyu yang pertama diturunkan Allah, Qur'an Surah Al ‘Alaq ayat 1 sampai 5:

ٱقۡرَأۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلَّذِي خَلَقَ ١  خَلَقَ ٱلۡإِنسَٰنَ مِنۡ عَلَقٍ ٢  ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ ٣  ٱلَّذِي عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ ٤ عَلَّمَ ٱلۡإِنسَٰنَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡ ٥ 

"1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,. 2. Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah,. 3. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,. 4. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya."

Hadirin... hadirat yang berbahagia,

Maksud dari ayat ke empat adalah Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca. Namun apakah hanya bergumul dengan tulisan dan bacaan? Ooo.. Tidak juga. Ada membaca yang punya maksud lain.

Seorang raja Sirsilia memiliki mahkota terbuat dari emas murni. Dan begitu bingung karena tak bisa mengetahui volume mahkotanya yang penuh dengan ukiran. Ia berpikir ini mustahil, maka ia memerintahkan seorang ilmuwan untuk memecahkan masalahanya. Sang ilmuwan pun bingung mencari jawabannya. Sangat sulit mengukur volume mahkota yang sarat dengan ukiran itu. Ketika sang ilmuwan sedang berendam merenungi tugas amat beratnya, air dalam bath tube pun tumpah saat ia bergerak. Ia tertegun memperhatikan air yang tumpah itu. Ia keluar dari bath tube, kembali mengisi bath tube hingga penuh. Ia mencelupkan kakinya, air pun tumpah lagi. Masih belum puas, ia kembali mengisi bath tube samapai penuh lagi, dan ia mencelupkan dirinya. Air yang tumpah pun semakin banyak. Ahha! Eureka!! (saya dapat!). saking girangnya ia  berteriak-teriak keluar kamar mandi dan lupa berpakaian. 

Akhirnya ia berpakaian rapi dan menemui sang raja. Memasukkan mahkota ke dalam bejana berisi air penuh. Ia mengukur air yang tumpah, dan terjawablah berapa volume mahkota emas penuh ukiran itu. Ilmuwan ini bernama Archimedes. Hukum Archimedes sebenarnya merupakan ketentuan Allah yang dilihat, dibaca oleh Archimedes. Inilah contoh proses ilmu pengetahuan dan peradaban manusia yang dimulai dengan kata “Iqra” (bacalah).

Hadirin yang terhormat,

Dalam sebuah Hadits riwayat Tirmidzi dan Anas diungkapkan, “Barangsiapa yang keluar dari rumah untuk mempelajari satu bab dari ilmu pengetahuan, maka ia berjalan fii sabilillah sampai ia kembali ke rumahnya”

Allah tidak hanya meminta kita untuk membaca alam, tetapi juga manusia serta hubungan dengan manusia. Kita juga diperintahkan Allah untuk merenung setelah membaca, serta menyadari bahwa semua itu adalah bagian dari ketetapan Allah. Bukan terpisah sebagai ilmu pengetahuan saja. Jika manusia tidak mampu memberdayakan kemampuan nalar, maka ia akan kehilangan arah. Banyak kalangan ilmuwan yang begitu mempertuhankan ilmu tanpa menyadari realitas ilmu itu sendiri yang merupakan ketetapan atau hukum Allah. 

Allah senantiasa mengajak kita untuk tidak berhenti berpikir mengenai segala kejadian. Berikut saya akan mengajak kita melihat contoh orang yang membaca dan menyelesaikan masalah di sekitarnya. Coba kita menulis angka 10 dengan angka romawi, lalu 100 atau 1000. Tapi bagaimana dengan 759 milyard? Trilyun, atau bilyun? Dan semuanya harus dengan angka romawi! Pada tahun 976M, seseorang memikirkannya dan menyelesaikan masalah tersebut. Dialah Muhammad bin Ahmad. Penemu angka 0. Dan sekarang kita merasakan manfaatnya. Penelitiannya dilanjutkan oleh Muhammad bin Musa al-Khawarizmi. Ia menemukan perhitungan aljabar yang menjadi dasar ilmu pasti. Para pejuang kecerdasan itulah yang telah meretas jalan menuju kemajuan science. Sebuah usaha membaca sifat – sifat Allah. 

Penekanan pentingnya berpikir serta belajar, sangat dimuliakan Allah. Selain merupakan keutamaan yang disebutkan hampir disetiap ayat-Nya, juga sebagai penyelamat dirinya dan sesamanya dari jurang kehancuran dan mendorong manusia pada kemajuan peradaban. Begitu banyak bacaan yang dapat dipelajari di sekitar kita. Selain buku dan berbagai media, bisa juga merupakan kejadian atau pengalaman kita dan orang lain, yang intinya, dijadikan teladan, peringatan, atau kesimpulan.

Hadirin yang berbahagia,

Sekarang kita sedang menghadapi bulan Ramadhan Karim. Jangan sampai kita melewatkan obral pahala besar-besaran, potongan dosa, dan ada door prize lailatul qadar. Semua kebaikan dilipatgandakan. Masih ingat tentang riwayat hadits tadi bukan? Jika pada hari-hari biasa saja orang yang keluar rumah  untuk menuntut ilmu dihitung sebagai perjuangan fii sabilillah sampai ia tiba di rumah, apalagi di bulan ramadhan. So, tidak ada lagi alasan bermalas-malasan di bulan ramadhan dengan alasan berpuasa. Karena puasa itu bukan berarti diam, tapi bergerak. Bagaimana kita bisa merebut kembali kejayaan Islam di masa lalu, kalau kita hanya ingin, tapi tidak ada aksi. Bagaikan busur panah yang hanya membidik, tapi tidak dilepaskan anak panahnya. Bagaimana sasaran itu tercapai? Jangan terlalu berharap ada perubahan kalu tidak ada pergerakan. Sebagaimana firman Allah dalam Qur'an Surah Ar ra’du ayat 11:

لَهُۥ مُعَقِّبَٰتٞ مِّنۢ بَيۡنِ يَدَيۡهِ وَمِنۡ خَلۡفِهِۦ يَحۡفَظُونَهُۥ مِنۡ أَمۡرِ ٱللَّهِۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوۡمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنفُسِهِمۡۗ وَإِذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِقَوۡمٖ سُوٓءٗا فَلَا مَرَدَّ لَهُۥۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَالٍ ١١ 

"Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia."

Hadirin rahimakumullah,

Ada aksi, maka ada reaksi. Ada pergerakan, maka ada perubahan. Jangan kita terjebak terus menerus dengan persepsi kita bahwa kita tertinggal. Katakanlah Tidak! Kita adalah luar biasa. Ingin tau siapa kita? Baru-baru ini ditemukan fakta bahwa semua makhluk hidup memiliki alphabet basa DNA yang sama, A(adenin), T(thymin), G(guanin), C(chytosine). Dalam struktur helix ganda sebuah DNA, A-T sedangkan G-C. Diperkirakan dalam tubuh manusia terdapat 100 trilyun sel. Dengan 23 pasang kromosom di tiap intisel yang disusun 3 milyar huruf alphabet tadi. Jika DNA dalam setiap tubuh manusia direntangkan, maka panjangnya akan melebihi 600 kali jarak bumi dengan matahari. Cobalah bayangkan sejenak, betapa luar  biasa Allah menciptakan makhluk bernama manusia ini. Tak lain karena manusia adalah makhluk kepercayaan-Nya tuk menjadi khalifah di bumi.

Jangan pernah meremehkan diri kita. Karena kita memiliki modal kemuliaan. Namun bukan pula menjadi alasan bagi kita untuk sombong. Jangan sia-siakan kepercayaan Allah. Kita diciptakan untuk meraih kemenangan. Setiap hari ada 5 kali panggilan adzan, dan tiap adzan 2 kali kita dipanggil untuk meraih kemenangan. Mari kita sambut panggilan tersebut sepenuh hati.

Hadirin yang bebahagia,

Dari uraian tadi dapat disimpulkan, 
  1. Belajar merupakan kewajiban umat islam sepanjang hayat. Bukan hanya sampai tamat sekolah atau kuliah, tapi selama masih ada helaan napas, mata masih bisa berkedip, dan jantung masih berdetak .
  2. Orang yang berhasil, bukan karena IQ super. Karena keberhasilan tidak memerlukan kecerdasan yang luar biasa, juga bukan karena keberuntungan semata. Tapi tergantung besar tidaknya keyakinan kita meraih kemenangan dan setinggi apakah cita-cita kita. Bercita-citalah setinggi-tingginya. Dusturunal qur’an, Allahu Ghayatuna, (al qur’an penuntun kita, Allah tujuan kita). Jadilah wakil Allah yang terbaik di muka bumi. Lakukanlah yang terbaik yang kita bisa apapun aktifitas kita.
  3. Gunakanlah ramadhan sebagai bulan pelatihan untuk menghadapi 11 bulan ke depan. Selama masih diberi kesempatan oleh Allah, gunkanlah sebaik-baiknya kesmpatan yang ada. Ingat 5 perkara sebelum 5 perkara.

Demikianlah syarahan yang kami sampaikan, mohon maaf atas segala kekurangan.

Tuesday, February 2, 2016

Iptek Berbahaya Bagi Manusia

Standard

Stephen Hawking menyatakan kemajuan teknologi akan mendatangkan lebih banyak masalah baru, sekarang manusia sedang berada dalam masa paling berbahaya dalam beberapa abad terakhir. Sementara untuk pindah ke luar angkasa dan hidup di sana masih dibutuhkan waktu ratusan tahun lagi.

Ahli fisika terkemuka, Stephen Hawking menegaskan manusia sendiri menciptakan banyak sekali bahaya, termasuk perang nuklir, pemanasan global, virus hasil rekayasa genetik, dan lain-lain, yang akan membuat manusia "kena batunya" di masa mendatang.

Dia juga mengatakan, kemajuan teknologi, kemajuan teknologi akan mendatangkan lebih banyak masalah. Menurutnya, saat ini manusia sedang berada pada masa paling berbahaya dalam beberapa abad terakhir. Sementara untuk pindah ke luar angkasa dan hidup di sana masih dibutuhkan waktu ratusan tahun lagi.

Hawking menyatakan, hampir bisa dipastikan, probabilitas terjadinya bencana di Bumi dalam kurun waktu 1.000 hingga 10.000 tahun mendatang akan meningkat drastis. Akan tetapi, menurut Hawking, jika manusia dapat membangun kampung halaman di planet lain, mungkin manusia akan bisa tetap eksis. Ia berkata, "Namun setidaknya dalam beberapa abad mendatang, kita belum mempu membangun lingkungan bagi eksistensi manusia di luar angkasa. Jadi sekarang kita harus sangat hati-hati."

Selain mengutarakan kekhawatirannya, Hawking juga menyatakan, bahwa manusia tidak akan berhenti untuk maju.

Manusia harus mampu mengenali resiko dari kemajuan itu dan harus bisa mengendalikannya. Ia menambahakan, ilmuwan muda seharusnya memilikirasa ingin tahu yang besar terhadap "alam semesta yang maha besar ini", dan harus memahami bagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi mengubah dunia, serta wajib memberitahukan  informasi ini kepada masyarakat.

Hawking juga pernah menyampaikan, besarnya ancaman yang berpotensi ditimbulkan oleh Intelejensi Buatan (Artificial intelligence atau AI) dapat menyebabkan kepunahan manusia. Ia berpendapat, pada 100 tahun mendatang, robot yang dibuat dari AI ini sebaliknya akan mengendalikan manusia,

Juli tahun lalu, Hawking bersama dengan pendiri perusahaan otomotif Tesla Motors, yakni Elon Musk bersama-sama menulis surat edaran yang memperingatkan 1.000 orang ilmuwan robot, sistem senjata otomatis akan menjadi Kalashnikov masa depan (Kalashnikov adalah ahli pembuat senajat Uni Soviet yang menciptakan senjata serbu AK-47). Surat edaran tersebut menghimbau agar "melarang tuntas kendali efektif terhadap sistem persenjataan otomatis yang bersifat menyerang", agar tidak terjadi perlombaan senjata militer dalam bidang senjata pintar di seluruh dunia.

Tulisan dalam surat kabar EPOCH TIMES Ed. 437

Tuesday, November 29, 2011

Einstein Quotes

Standard

Proud yourself!
  1. Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman. (The only source of knowledge is experience.)
  2. Sesuatu yang paling sulit dimengerti di dunia ini adalah pajak penghasilan.
  3. Ilmu pengetahuan adalah sesuatu yang luar biasa seandainya seseorang tidak harus menghabiskan hidupnya terhadap hal tersebut. (Knowledge is something extraordinary in case someone does not have to spend his life on it.)
  4. Terpuruk dalam masalah merupakan peluang hebat untuk kita.
  5. Saya tidak memiliki bakat tertentu. Saya hanya ingin tahu. (I have no particular talent. I am merely inquisitive.)
  6. Jika fakta tidak sesuai dengan teori, rubahlah faktanya. (If the facts don't fit the theory, change the facts)
  7. Semakin hukum matematika menunjukkan realitas, menjadi semakin tidak pasti; semakin pasti, semakin tidak menunjukkan realitas. (As far as the laws of mathematics refer to reality, they are not certain; and as far as they are certain, they do not refer to reality.)
  8. Kerja keras bukan untuk sukses tetapi untuk sebuah nilai. (Strive not to be a success, but rather to be of value.)
  9. Pelepasan tenaga atom telah merubah segalanya kecuali cara kita berpikir, pemecahan untuk masalah ini tergantung kepada hati nurani umat manusia. Jika saya mengetahuinya, lebih baik saya menjadi pembuat jam tangan. (The release of atom power has changed everything except our way of thinking... the solution to this problem lies in the heart of mankind. If only I had known, I should have become a watchmaker.)
  10. Tragedi kehidupan adalah sesuatu yang mati di dalam diri seseorang pada saat dia hidup.
  11. Saya tidak pernah memikirkan masa depan. Masa depan akan segera datang. (I never think of the future. It comes soon enough.)
  12. Jika A adalah 'sukses', maka rumusnya adalah 'A=X+Y+Z', dimana X adalah 'kerja', Y adalah 'bermain', dan Z adalah jaga mulut anda agar tetap tertutup. (If A equals success, then the formula is: A=X+Y+Z. X is work. Y is play. Z is keep your mouth shut.)
  13. Ketika seseorang bertanya kepada Einstein, pertanyaan apa yang akan diajukan kepada Tuhan bila dia dapat mengajukan pertanyaan itu, dia menjawab,"Bagaimana awal mula jagad raya ini? Karena segala sesuatu sesudahnya hanya masalah matematika." Tapi setelah berpikir beberapa saat, dia mengubah pikirannya lalu bilang,"Bukan itu. Saya akan bertanya,"Kenapa dunia ini diciptakan?" Karena, dengan demikian saya akan mengetahui makna hidup saya sendiri."
  14. Telegraph tanpa kabel tidak sulit untuk dimengerti. Telegraph biasa seperti kucing yang sangat panjang. Anda tarik ekornya di New York, dan mengeong di Los Angeles. Yang tanpa kabel sama saja, hanya tanpa kucingnya. (The wireless telegraph is not difficult to understand. The ordinary telegraph is like a very long cat. You pull the tail in New York, and it meows in Los Angeles. The wireless is the same, only without the cat.)