Showing posts with label Muslim. Show all posts
Showing posts with label Muslim. Show all posts

Sunday, December 11, 2016

Beberapa Jalan Untuk Menghasilkan Ilmu

Standard


Imam 'Azham Abu Hanifah Rh. berkata, "Saya dapat mempelajari ilmu dengan mengucapkan syukur dan hamdalah. Ketika saya mempelajari ilmu fiqih pada sebuah masalah dan hikmah, jika saya mengerti akan permasalahan tersebut, saya mengucapkan Alhamdulillah, saya telah memuji Allah Swt. Oleh karena hal itu, ilmu saya terus bertambah."

Imam 'Azham Abu Hanifah Rh sering memperoleh ilmu dengan cara muzakarah dan bertukar pengetahuan dengan para ahli ilmu di toko kain miliknya. Dari sini dapat dipahami bahwa untuk mendapatkan ilmu dan menjadi faqih dapat diperoleh dengan belajar dan bersungguh-sungguh.

Tatkala ditanyakan kepada Imam Abu Yusuf Rh, "Bagaimana Anda dapat menghasilkan ilmu, wahai Imam?" Beliau pun menjawab, "Untuk mempelajari masalah-masalah yang tidak saya pahami, saya tidak malu untuk bertanya. Saya tidak sombong dan saya tidak pelit untuk menjelaskannya kepada orang lain."

Ketika masih menjadi murid, tidak ada orang yang lebih miskin dari Imam Abu Yusuf Rh. Akan tetapi, kemiskinannya tidak mencegahnya untuk mempelajari ilmu.

Ibnu Abbas Ra ditanya, "Bagaimana Anda dapat mempelajari ilmu-ilmu ini?" Beliau menjawab, "Saya bertanya banyak tentang masalah-masalah yang tidak saya pahami, dan saya berpikir agar memahami masalah itu dengan baik."

Ditanyakan juga kepada Halil bin Ahmad, "Bagaimana Anda mempelajari ilmu ini?"

"Ketika saya berjumpa dengan seorang alim, saya belajar dari dia dan menyampaikan kepadanya apa saja yang saya ketahui."

Monday, October 24, 2016

Menjadi Muslim Yang Sejati

Standard


Ada sebuah ucapan atau ungkapan yang sering kita dengar, tajri riahi bima la tastahi soufon, terkadang angin bertiup tidak sesuai dengan keinginan nelayan. Tapi bagaimana seorang muslim menghadapi hal itu, ketahuilah bahwa semua takdir Allah Swt pasti, baik buat kita, karena Allah Swt, tidak bertindak, melainkan tindakannya berdasarkan ilmu dan hikmah. Apapun yang menimpa kita, apapun yang terjadi dengan keluarga kita, dan anak-anak kita, dengan usaha kita, katakan, qodrullah wama syafaat.

Seorang muslim mengatakan itu takdir Allah Swt, dan Allah bertindak dengan apa yang ia dikehendaki, dia fa'alu lima yurid, dan dalam semua kondisi, seorang muslim harus berada diantara dua hal. Nikmat yang Allah berikan dia syukuri, dan musibah yang datang kepada dia, dan musibah yang datang kepada dia, dia bersabar, dan itulah kunci kebahagiaan seorang hamba ketika hidup di muka bumi ini.

By: Suparman (Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, Semester 3)

Saturday, October 22, 2016

Winanda Fikri Panemiko : Selamat Hari Santri Nasional 2016

Standard

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

 Sabtu, 22 Oktober 2016 / هَذَا الْيَوْمِ فِي التَّارِيْخِ اِنْدُوْنِيْسِي : السبت 21 محرم  1438

Akan sangat merasa sedih jika melewatkan hari ini, karena telah menjadi bagian dari hari ini.

Because, i am "santri" now.

To be a good citizen, you need to be involved in your community. Also, a good citizen respects other people's property.

Finally, to be a good citizen, you need to know what's happening in your community. If you're a good citizen, the community will be a better place to live.

Happy National Santri Day 2016.

Saturday, April 30, 2016

Dakwah Islam Masih Berlanjut

Standard

Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh...

Teman-teman seperjuangan yang saya kasihi dan sayangi,

Senang, karena dapat berjumpa lagi dalam blog ini yang semoga diberkahi - "Amien". Pada kesempatan kali ini, penulis ingin membagi sedikit cerita terkait perjalanan hidupnya selama beberapa pekan terakhir ini. Sebelum itu, maafkan keterlambatan yang amat dari penulis dalam hal pemberhentian selama beberapa saat dalam memposting di blog ini. Hal ini dikarenakan kesibukan dari penulis sendiri, kemudian kendala dalam jaringan, serta semangat menulis yang mulai terganti dengan semangat membaca.

Islam, bukanlah sekedar agama yang menjadi simbol sahaja. Islam yang sesungguhnya adalah membangkitkan jiwa cinta pada Ilahi, dan kasih sayang bagi seluruh makhluk-Nya. Islam yang sebenarnya tak mengenal kata kehancuran dan kerusakan, Islam mengajarkan merawat dan menyayangi. 

Wahai, teman-teman yang saya kasihi...

Dakwah Islam masih terus berlanjut, jangan berhenti disini. Perlihatkan Islam yang sesungguhnya, yang mengajarkan kedamaian, bukan keresahan yang akhir-akhir ini terlihat di media. Dakwah Islam akan sulit dilakukan jika hanya dengan lisan. Bagaimana seseorang bisa yakin apabila kita tidak membuktikan?

Duhai, muslimin yang jiwanya hampir kosong...

Seringkali, kita tidak menyadari bahwa kita, seseorang yang menyandang gelar Islam di jidad kita, justru tidak memperlihatkan Islam itu seperti apa. Kita hanya mengharapkan orang lain tahu bahwa kita Islam, tanpa memperlihatkan Islam itu apa. Atau justru kita sendiri yang tidak tahu Islam itu apa?
Kita kehilangan jiwa dalam jasad ini. Jiwa yang mengharapkan keridhoan dan ampunan-Nya.

Dakwah ini harus dilanjutkan!

Dakwah ini masih harus berlanjut, tidak boleh berhenti. Jadilah seseorang yang dimanapun berada menjadi penyempurna akhlak komunitas disana, menjadi panutan akhlak seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah. Dakwah tidaklah harus dengan tangan ataupun lisan, melalui praktek yang kita lakukan sudahlah cukup untuk mengetuk hati seseorang. Yang terpenting bukanlah kita memaksa atau menceramahi orang agar mengerti, tapi mengetuk hati seseorang agar mengerti, mengerti dengan hatinya sendiri, dan memahami dengan akalnya sendiri.

Semoga awal niat yang baik ini, bisa dibagikan kepada seluruh umat manusia, terlepas dari permasalahan agama, yang terpenting adalah menanamkan nilai-nilai praktis dalam konteks keislaman itu sendiri. Karena segala bentuk kebaikan adalah Islam itu sendiri.