Showing posts with label Syair. Show all posts
Showing posts with label Syair. Show all posts

Tuesday, January 26, 2016

Ternyata Tidak

Standard

Saya pikir saya dapat memahami semua orang,
Dapat menyukai semua orang,
Dapat bersahabat dengan semua orang.
Tapi ternyata tidak,

Ada orang-orang yang bersifat menolak kehadiran,
Seolah tidak suka tanpa alasan jelas,
Berbicara dengan orang lain,
Tidak denganku,
Entah apa yang dipikirkan,

Terkadang membuat hati ini panas,
Dan otak sulit bekerja.

Tulisan pada secarik kertas "Pemahaman Hidup" pada bait kedua
Tertulis 01 Oktober 2015

Monday, January 25, 2016

Renungan Cinta

Standard
Tafakkur

Cinta itu sulit dipahami,
Didiamkan menyiksa,
Dipaksakan bukan cinta,
Karena itu lebih baik mengembara saja,
Tidak terikat dengan cinta.

Karena cinta sejati hanya pada seorang ibu pada anaknya,
Tapi cinta hakiki hanyalah Tuhan pada hambanya,
Karena itu jangan terlalu berharap lebih selain kedua itu karena bisa saja menyiksa.

Pandanganmu itu nafsu semata,
Kau tak bisa mengelaknya,
Jika tak menjaga pandanganmu,
Aku harapkan kedatangan orang setelahku,
Yang memahami sepertiku tentang dunia.

Sehingga dia dapat melanjutkan,
Apa yang ingin aku sampaikan pada dunia.

Jika kau bersiap untuk maju,
Kamu harus melepas semua bebanmu,
Dan jangan memungut beban lain di jalan.

Tulisan pada secarik kertas "Pemahaman Hidup" pada bait pertama.
Tertulis, 25 September 2015

Sunday, January 17, 2016

Wejangan Untuk Pelajar

Standard


Aku mulai tulisan ini dengan basmalah
Berharap agar dapat menjadi berkah

بسم الله الر حمن الر حيم

Dilanjutkan dengan ucapan hamdalah
Atas segala manfa'at dan ni'mah

الحمد لله رب العا لمين

Sholawat nabi tak lupa dihaturkan
Syafa'atnya ditunggu di kemudian

و الصلاة و السلام على نبينا محمد و اله و صحبه اجمعين

Ku tulis ini untuk para pelajar
Semoga manfaat untuk belajar

Belajar adalah proses memahami
Bukan sekadar mencari nilai

Dari buaian hingga liang lahat
Belajarlah dengan tekun dan giat

Kebodohan bukanlah suatu alasan
Untuk tidak mencicipi pelajaran

Rasa malas dan susah itulah wajar
Karna sebelumnya tak pernah dihajar

Mencari ilmu haruslah ada niat
Supaya terbentuk tekad yang kuat

Persiapkan bukumu di pelukanmu
Bukan smartphone gadget yang sebesar pintu

Kedokteran keteknikan apapun itu
Ilmu agama tetaplah nomor satu

Mintalah ridho orang tua dan guru
Hormati mereka jagalah selalu

Kewajiban tunaikan selalu
Sunnah dan adab utamakan dulu

Pegang eratlah teman baikmu
Bagai ikatan intan karbon yang padu

Sangka baik orang yang buruk padamu
Abailah jika mengolok usahamu

Mudawamah belajar sangat diperlukan
Istiqomah ibadah diutamakan

Hindari perkara yang merusak iman
Contoh hubungan tak jelas akhwat-ikhwan

Semoga Allah memberikan rahmat-Nya
Bagi pelajar yang mengharap ridho-Nya

Untaian kalimat ini tidaklah sempurna
Ambillah yang baik tinggalkan yang hina

Demikian yang dapat aku tuliskan
Diakhiri dengan doa penutupan

سبحانك اللهم و بحمدك * اشهد ان لا اله الا انت * استغفرك و اتوب اليك

By:
Rival Abdul Aziz (Mahasiswa ITB Angkatan 2015)