Monday, January 25, 2016

Renungan Cinta

Standard
Tafakkur

Cinta itu sulit dipahami,
Didiamkan menyiksa,
Dipaksakan bukan cinta,
Karena itu lebih baik mengembara saja,
Tidak terikat dengan cinta.

Karena cinta sejati hanya pada seorang ibu pada anaknya,
Tapi cinta hakiki hanyalah Tuhan pada hambanya,
Karena itu jangan terlalu berharap lebih selain kedua itu karena bisa saja menyiksa.

Pandanganmu itu nafsu semata,
Kau tak bisa mengelaknya,
Jika tak menjaga pandanganmu,
Aku harapkan kedatangan orang setelahku,
Yang memahami sepertiku tentang dunia.

Sehingga dia dapat melanjutkan,
Apa yang ingin aku sampaikan pada dunia.

Jika kau bersiap untuk maju,
Kamu harus melepas semua bebanmu,
Dan jangan memungut beban lain di jalan.

Tulisan pada secarik kertas "Pemahaman Hidup" pada bait pertama.
Tertulis, 25 September 2015
Lokasi: Bali

Related Posts:

  • Wejangan Untuk Pelajar Aku mulai tulisan ini dengan basmalah Berharap agar dapat menjadi berkah بسم الله الر حمن الر حيم Dilanjutkan dengan ucapan hamdalah Atas segal… Read More
  • Ternyata Tidak Saya pikir saya dapat memahami semua orang, Dapat menyukai semua orang, Dapat bersahabat dengan semua orang. Tapi ternyata tidak, Ada orang-orang… Read More
  • Renungan Cinta Tafakkur Cinta itu sulit dipahami, Didiamkan menyiksa, Dipaksakan bukan cinta, Karena itu lebih baik mengembara saja, Tidak terikat dengan cinta.… Read More

0 Comment:

Post a Comment

Kritik dan saran yang membangun sangat diperlukan